Simbur Naik diberi Cobaan


Koordinasi Dengan Dinas Terkait
Kabar itu masih terasa mengganjal dalam bedakku, hati kecil ku tidak percaya kabar kebakaran yang melanda tanah kelahiranku, desa yang kami sangat cinta dan banggakan. Setelah mengantarkan Istri dan Anak pertama kami yang baru lahir di Rumah Sakit Siloam Jambi ke rumah, kami langsung berkekas menuju desa tercinta Simbur Naik.

Ada hal yang sangat menyentuh hati, mulai dari jambi hingga sampai di desa tercinta sepanjang jalan kami melihat antusias masyarakat dalam mengumpulkan sumbangan dana untuk musibah kebakaran Desa Simbur Naik, ya Allah semoga segala bentuk niat baik untuk membantu korban kebakaran engkau balas dengan kebaikan yang berlimpah.

Kunjungan Wagub dan Wakil Bupati Tanjabtim
dan Ketua DPRD Tanjabtim
Sesampai Simbur Naik kami melihat deretan rumah yang penuh dengan kesederhaan dan punya nilai histori yang tinggi, rata-rata rumah di dusun utama yang sudah berdiri sejak tahun 1960an , Sekitar 75 Bangunan Rumah dan Walet  rata dengan tanah akibat amukan si jago merah.

Alhamdulillah sumbangan yang datang silih berganti dari berbagai element masyarakat tiada henti-hentinya diserahkan di tenda pengungsian yang didirikan BPBD Tanjabtim, Wakil Gubernur Bapak DR.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum, Bupati dan Wakil Bupati Tanjabtim dan seganap anggota dewan kabupaten tanjabtim dan dinas terkait dengan bencana musibah turut hadir membantu dan melihat kondisi dilapangan.

Ya Allah Dosa apa yang kami perbuat, warga Kab.Tanjung Jabung Timur sehingga cobaan begitu banyak engkau turunkan di bumi sepucuk nipah serumpun nibun tercinta kami ini, rumah hanyut longsor hingga hanyut ke sungai, kebakaran dan hembusan angin yang menumbangkan pepohonan. Ampuni dosa kami Ya Allah
Lokasi Kebakaran Dusun Utama Desa Simbur Naik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar